PERUSAHAAN WEB HOSTING MURAH, DOMAIN NAME DAN WEB DEVELOPMENT INDONESIA

Kesalahan Mindset UKM Indonesia dalam Bisnis Online

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kelas Google Gapura Digital Bali sudah dimulai. Saya kebagian mengisi workshop ini dengan topik Tips Website Efektif selama 3 jam dari 09.00 – 12.00 WITA pada Minggu 13 Agustus 2017. Ada 3 topik beda lagi yang diisi oleh para traniner lain nya.

Selesai sampaikan materi teknis, saya punya insight awal tentang pola pikir para UKM dalam memulai dunia online. Berikut pemaparan saya:

Hendra Google Gapura Digital

Usaha Kecil Menengah (UKM) di tanah air yang go online masih tercatat rendah. Menurut data BPS, dari 17 juta UKM di Indonesia, hanya 75 ribu yang memiliki website atau sudah go online.

Banyak faktor sebenarnya, yang membuat UKM kita tertinggal jauh dalam hal digital marketing. Mungkin karena kurang masive nya pelatihan dan pendampingan, bisa juga karena mereka salah persepsi/sudut pandang dalam penerapan digital marketing. UKM terapkan digital marketing sesuai keinginan/ego nya sendiri.

Menurut Google, mindset yang harus dibangun UKM adalah memahami keinginan konsumen. Google sebagai search engine terbesar dan kekinian menangkap bahwa konsumen itu akan mencari/sourcing ke website nya dulu. Mencari dan mendalami produk yang diinginkan kedalam website tersebut. Setelah faham, biasanya konsumen mencari sumber ke dua dan ketiga untuk melengkapi kepercayaannya yaitu berkunjung ke media sosial. Closing sales terjadi pada sumber ke tiga yaitu adanya fasilitas chat/phone.

Selama ini, mindset UKM adalah persiapkan dulu aplikasi chat, media sosial dan website menjadi unsur paling belakang. Padahal website adalah representasi keseluruhan dari UKM. Mulai dari profil, produk, hingga transaksi nya. Media sosial sejatinya hanyalah etalase dan tempat interaksi secara sosial.

Kemudian, banyak UKM Indonesia menerima pelatihan digital marketing dari stakeholder pemerintah dan swasta. Gelontoran dana dikucurkan untuk undang para UKM agar faham digital marketing. Setelah selesai, mereka dibiarkan pulang tanpa pengawasan. Karena utamakan berjibaku dengan proses produksi dan pengiriman. Dapur harus ngepul dulu. Gitu alasannya. Ilmu pelatihan digital marketing lambat laun tertimpa oleh rutinitas. Ketika berusaha eksyen, mereka sudah lupa-lupa ingat. Tutorial sudah dibukukan dan dibawa pulang. Namun apakah yakin UKM kita terbiasa budaya baca?

Sekarang coba tengok kembali cara Anda perlakukan aset digital usaha Anda. Aset digital itu website dan e-commerce, media sosial dan daftar kontak di HP. Bila mengikuti rumusan dari Google, maka langkah taktis yang masuk akal adalah:

1. Panasi website Anda dengan mengabarkan aktivitas usaha ke dunia internet. Lengkapi website Anda dengan fasilitas blog/berita. Buatlah artikel tentang bisnis atau produk usaha Anda. Buatlah jadwal untuk update website. Bisa seminggu sekali atau sebulan sekali. Seperti saya berusaha konsisten berkabar kepada Anda di tiap minggu nya. Artikel ini selain untuk pengunjung (calon/konsumen) Anda, juga akan memancing Google untuk selalu datang crawling konten website Anda. Google senang dengan website yang selalu di update. Artikel ini berpotensi tertangkap oleh Google Search dengan kata-kata kunci panjang (long tail keywords).

2. Share artikel tersebut ke media sosial usaha Anda. Konsumen sebelum memutuskan untuk beli, akan periksa geliat usaha Anda salah satunya melalui media sosial. Coba secara psikologis Anda sebagai konsumen, bandingkan: Mana yang Anda pilih antara perusahaan yang last update media sosialnya 2 hari yang lalu dengan last update nya 2 Februari 2016?

3. Daftarkan bisnis Anda ke Google Bisnisku. Salah satunya adalah fasilitas Google Map. Pastikan alamat usaha Anda tercantum disana. Tempelkan juga kode peta ini ke website Anda. Hal ini menambah keyakinan konsumen bahwa bisnis Anda nyata dan ada. Konsumen akan datang langsung ke tempat Anda tanpa lagi ada perantara/middle man/tengkulak.

4. Tahap akhir yang biasanya digunakan oleh konsumen untuk membeli adalah berbicara dengan Anda. Pastikan saluran komunikasi antara Anda dan konsumen itu ada. Semisal email, nomor WA, Line, dll. Kadangkala mereka butuh kelengkapan informasi atau negosiasi terlebih dulu dengan Anda.

5. Penting nya database. Ya, dengan database konsumen Anda bisa berkabar tentang produk atau aktivitas bisnis Anda. Buatlah pelanggan Anda kangen sehingga bisa menciptakan pelanggan yang loyal dan berpotensi mencipta pembelian kembali (repeating buyer) produk Anda.

Selamat mencoba.

Salam DONGKRAK!

Hendra W Saputro
CEO BOC Indonesia
[ig] hendraws
[ig BOC] bocjoss

Tentang BOC Indonesia
Sejak tahun 2003 sebagai perusahaan penyedia domain name ekstensi internasional dan Indonesia, serta penyedia web hosting datacenter Indonesia, Singapura dan USA. Layanan lain adalah website developer dan konsultan internet marketing.

Video oleh Bali Daring

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
This entry was posted on Monday, August 14th, 2017 at 2:18 pm and is filed under Internet Marketing. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Tentang BOC Indonesia
Sejak tahun 2003 sebagai perusahaan penyedia domain name ekstensi internasional dan Indonesia, serta penyedia web hosting datacenter Indonesia, Singapura dan USA. Layanan lain adalah website developer dan konsultan internet marketing.

Proposal Domain name dan web hosting
@idboc