Penanganan Internal Server Error pada Website WordPress

Penanganan Internal Server Error pada Website WordPress

Apakah Anda sering menemukan website berbasis wordpress yang mengalami Internal Server Error? Apakah itu juga termasuk website Anda? Error tersebut lumayan sulit untuk kita temukan penyebabnya, bagaimana tidak ada beberapa hal yang dapat memunculkan error tersebut, mulai dari kesalahan penulisan coding dan bisa saja penyebab server yang Anda gunakan.

Pada kesempatan kali ini Kami dari BOC Indonesia akan menjelaskan beberapa hal yang dapat menjadi penyebab terjadinya error tersebut, dan tentunya beserta cara mengatasi Internal Server Error tersebut.

Kenapa Anda mendapatkan Internal Server Error pada Website Anda?

Internal server error merupakan error yang tidak spesifik, ada banyak kemungkinan penyebab dari permasalahan tersebut. Untuk itu dalam penanganan Internal Server Error tersebut kita harus melakukan beberapa langkah yang belum tentu juga dapat terselesaikan, tetapi Kami akan menjelaskan tahapan yang harus dilakukan untuk penanganan error tersebut.

Mulai dari penanganan dari sisi coding, cpanel, dan juga dari sisi WHM(server), yang mudah-mudahan dapat menjadi solusi buat Anda.

Mengecek File .htaccess Website

Tahap pertama yang harus Anda cek yaitu pada file htaccess website, file tersebut hidden pada public_html cpanel Anda. Anda dapat mengecek file tersebut dan menghapus atau edit coding yang tidak sesuai.

Jadi tidak ada yang pasti pada setting htaccess sebuah website, hal tersebut tergantung dari kebutuhan website, akan tetapi kalau dikutip dari wordpress ada setting default yang dapat Anda terapkan jika bingung untuk mengisi htaccess tersebut seperti apa, dan satu lagi, jika tidak terdapat file htaccess, Anda dapa membuatnya dengan nama .htaccess

Setting htaccess pada website wordpress seperti dibawah:

# BEGIN WordPress
<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ - [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
</IfModule>
# END WordPress

Lalu save dan cek website Anda, jika masih mengalami kendala akses tersebut, Anda bisa menanganinya dengan dibawah ini.

Naikkan PHP Memory Limit Server

Cara menaikkan PHP Memory Limit Server tergantung dari server yang Anda gunakan, akan tetapi pada umumnya sama, hanya berbeda pada penempatannya. Masuklah pada CPanel > Public_html.

  1. Create New File, buat file dengan nama php.ini
  2. Setelah itu paste coding ini pada php.ini yang Anda buat:
max_execution_time = 30
max_input_time = 60
memory_limit = 256M
upload_max_filesize = 10M

Clear cache browser yang Anda gunakan, lalu refresh website Anda. Jika berhasil, maka penyebab error tersebut yaitu PHP Memory Server yang digunakan, yang terlalu kecil untuk website Anda.

Matikan Semua Plugin pada Website WordPress Anda

Jika cara diatas belum berhasil, Anda bisa mematikan untuk plugin yang digunakan, cara mematikannya Melalui CPanel, Anda bisa mengakses Cpanel > Public_html > wp-content > Plugins, lalu setting permission semua plugin menjadi 0000.

Cek kembali website Anda, jika bisa diakses berarti masalah ada pada plugin yang digunakan. Langkah selanjutnya yaitu mengaktifkan satu per satu plugin Anda. Jika saat mengaktifkan salah satu plugin, dan terjadi error tersebut kembali, Anda bisa menghapus plugin tersebut, atau menimpanya dengan plugin yang sama tapi yang up to date atau terbaru.

Upload Ulang Core WordPress

Cara selanjutnya yang lumayan manjur, yaitu download ulang wordpress dengan versi terbaru atau versi yang sama. Upload pada public_html cpanel lalu extract dan timpa file wordpress Anda. Hal tersebut tidak akan meghapus data yang ada, hanya akan menimpa core wordpress Anda.

Setelah ditimpa, kunjungi wp-admin website, jika berhasil maka aka ada button untuk upgrade database, klik button tersebut.

Cek Permissions Website Anda

Cara selanjutnya yang biasanya terjadi yaitu karena permissions folder dan file yang tidak sesuai. Atur permissions folder dan file Anda seperti berikut, folder dengan permissions 0644, dan file dengan permissions 0755. Anda dapat merubahnya dengan SSH pada server, jika tidak tersedia pada server bisa download dahulu file website dan ketikkan perintah pada Linux:

find /home/USERHOSTINGANDA/public_html/ -type f -exec chmod 644 {} \;
find /home/USERHOSTINGANDA/public_html/ -type d -exec chmod 755 {} \;

Bertanya pada Penyedia Hosting Anda

Jika cara diatas tidak mempan pada website Anda, ada satu cara paling pamungkas yaitu dengan bertanya pada penyedia hosting Anda. Pada server biasanya akan memiliki WHM, pada WHM tersebut akan dicek untuk apache/error_log website Anda.

Pada log tersebut akan terdapat error apa saja yang muncul, dan salah satunya bisa jadi penyebab Internal Server Error Website Anda.

dongkrak
Boc Digital
BOC Banner

Web Hosting Cpanel
Web Hosting LiteSpeed
Web Hosting CloudLinux
Web Hosting PHP
Web Hosting Linux