RoadMap E-Commerce Indonesia 2017-2019

RoadMap E-Commerce Indonesia 2017-2019

Presiden Jokowi akhirnya resmi mengundangkan Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (SPNBE) atau Roadmap e-Commerce 2017 – 2019 dalam sebuah Peraturan Presiden (Perpres) nomor 74 Tahun 2017.

Perpres ini ditetapkan di Jakarta dan ditandatangani oleh Presiden RI Joko Widodo pada 21 Juli 2017 dan diundangkan di Jakarta pada 3 Agustus 2017 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Yasonna H. Laoly.

Sosialisasi Perpres ini bertahap di seluruh Indonesia. Untuk Bali, telah terlaksana pada Jumat, 13 Oktober 2017 di The Haven, Seminyak – Bali. Saya termasuk menghadiri sosialisasi tersebut.

Masa Depan E-Commerce Indonesia.

Menurut Menkominfo Bapak Rudiantara, Perpres ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam mendorong pencapaian ekonomi digital senilai USD 130 miliar pada 2020 mendatang. Ini akan menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Roadmap e-commerce Indonesia

Road Map E-Commerce untuk Rakyat Indonesia secara garis besar program nya adalah:
1. Pendanaan (Optimalisasi pendanaan untuk UMKM digital dan start-up e-commerce)
2. Perpajakan (Penyederhanaan kewajiban dan persamaan perlakuan pajak)
3. Perlindungan Konsumen (Perlindungan konsumen dan pelaku industri dengan regulasi)
4. Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (Edukasi ekosistem e-commerce dan pengambilan kebijakan)
5. Infrastruktur Komunikasi (Peningkatan infrastruktur komunikasi sebagai pondasi e-commerce)
6. Logistik (Peningkatan efisiensi logistik e-commerce dengan Sistem Logistik Nasional)
7. Keamanan Siber (Penguatan sistem keamanan siber untuk meningkatkan keamanan transaksi online)

Dunia e-commerce Indonesia bakal cerah. Mulai saat ini persiapkan senjata e-commerce Anda agar bisa meramaikan dunia internet di Indonesia. Penuhi kanal-kanal marketing dengan profil dan produk Anda. Sudahkah Anda mempersiapkan senjata nya? Beberapa senjata yang pokok untuk digital marketing adalah:

1. Website
2. Facebook page
3. Google plus page
4. Instagram bisnis
5. Youtube
6. LinkedIn
7. Twitter
8. Komunikasi (WA, Line, Telegram)

Semoga konten kita bisa membanjiri dunia e-commerce di Indonesia. Saatnya produk Indonesia menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Web Hosting Cpanel
Web Hosting LiteSpeed
Web Hosting CloudLinux
Web Hosting PHP
Web Hosting Linux